Cari Tahu TV 3 Dimensi Lebih Dalam

on

Hasil gambar untuk 3d tv

Pada zaman teknologi seperti sekarang ini, menonton tayangan 3 Dimensi tak harus ke biskop lagi. Menikmati tayangan berbentuk 3D memang memiliki keunggulan tersendiri, gambar yang tampak nyata dan kita pun serasa ikut berada di dalamnya. Seperti teknologi plasma yang terus ditingkatkan daya gunanya dan menggantikan cat plastik primer, TV 3D saat ini sudah banyak di pasaran dan menawarkan berbagai fitur yang layak dicoba! Yuk, ketahui lebih dalam tentang TV 3D ini, guys. Let’s check it out!

 
What’s TV 3D?


Televisi 3D adalah satu perangkat televisi yang mempekerjakan teknik presentasi 3D, seperti pengamatan stereoskopis, tangkapan multi-view atau sistem ”2D plus-Depth” , dan layar 3D – perangkat penglihatan khusus untuk memproyeksikan program televisi menjadi bentuk tiga dimensi yang terlihat seperti nyata. (Wikipedia)
Tau gak sih, ternyata ada 2 jenis TV 3D yang beredar di pasaran, yang disebut dengan Teknologi 3D Aktif (Active 3D) dan Teknologi 3D Pasif (Passive 3D). Kedua jenis ini tentunya memiliki ciri khasnya dan kelebihan masing-masing. Nah, kira-kira apa bedanya ya guys?

Hasil gambar untuk active vs passive 3d tv
Active 3D
kaca mata khusus yang membutuhkan teknologi elektronis yang dilengkapi dengan baterai, dibutuhkan pada jenis TV ini, guys. Teknologi elektronis inilah yang akan membuat kaca mata akan secara bergantian menutup tampilan pada mata kiri dan kanan dalam kecepatan tinggi. Sehingga secara bergantian, mata akan menonton tampilan TV yang ditampilkan dengan frekuensi tertentu juga.

Passive 3D
Tidak dibutuhkan kacamata dengan fungsi elektronis, karena kacamata sendiri terdiri dari Polarized Glass yang berbeda pada mata kiri dan kanan, merupakan ciri dari teknologi passive 3D ini, guys. Karena tidak butuh kacamata lagi, maka tampilan pada layar akan ditampilkan pula dalam bentuk garis-garis yang terpolarisasi, sehingga yang dapat dilihat pada mata kiri dan kanan akan berbeda.
Nah, tentunya kedua teknologi tersebut pun, memiliki kekurangan. Diantaranya yaitu :
Active 3D
Keuntungan :
-Resolusi Gambar Full Frame
-Sudut pandang lebih luas

Kelemahan :

-Kacamata relatif berat,
-Mahal,
-Membutuhkan baterai yang perlu sering di-charge atau diganti.
-Kacamata bersifat proprietary, berbeda setiap merek
-Gambar sedikit redup karena kacamata melakukan pemblokiran cahaya bergantian.

Passive 3D
Keuntungan :
-Kaca mata ringan, murah, tidak perlu baterai
Kelemahan :
-Sudut pandang lebih terbatas,
Resolusi Gambar Half Frame.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s