Tips Menghindari Rapuhnya Hubungan Generasi Z

Image result for z generation

Kamu tahu tentang “generasi Z”? Generasi Z atau yang sering disebut dengan generasi milenial merupakan generasi yang lahir diantara tahun 1995-2010. Generasi Z tumbuh di era digital dan bebas mengakses segala informasi dari internet.
Bisa dibilang, generasi Z ini memiliki kemampuan lebih dalam mengakses informasi lebih cepat walaupun usia mereka masih kecil lho, guys.

Salah satu perubahan signifikan yang terjadi pada generasi milenial dan generasi Z adalah soal hubungan antar manusia. Hubungan sosial ini bisa antara anggota keluarga, teman, atau orang yang baru dikenal. “Hubungan manusia zaman sekarang rapuh, pakai banget” menurut situs Huffington Post. Meskipun punya banyak kenalan, tapi hubungan ini cenderung bersifat seadanya, kurang akan makna, bahkan palsu. Hmm.. Sedih gak tuh? Jangan sampai hal ini terjadi padamu ya, guys.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena kecepatan dan kecanggihan teknologi, sehingga membangun hubungan dengan orang lain menjadi sangat mudah dilakukan. Nah hal inilah, yang membuatmu menjadi malas berlama-lama melakukan hubungan maupun percakapan secara langsung dengan orang lain. “Udah tahu tentang dia dari medsos, jadi gak perlu tahu kabarnya secara langsung.” Kira-kira seperti itulah yang terjadi.

Nah selain itu, makna icon loves, likes, atau jempol yang biasa kita berikan dianggap sudah cukup mewakili respon kita terhadap kejadian di sekitar. Padahal, makna percakapan harusnya lebih dalam daripada itu, kan? Lalu, bagaimanakah cara memperbaiki hubungan yang rapuh itu? Check it out, guys..

1. Gengsi?
Tau gak sih.. Menyingkirkan gengsi itu penting, untuk memulai hubungan sosial yang kuat. Menurut Situs Time, 80 persen dari anak muda di Amerika pernah stalking seseorang lewat internet, baik itu lewat media sosial, ataupun portal berita. Cobalah benar-benar berkenalan, mengapresiasi karya orang ain dengan serius, dll. Jangan terlalu gengsi untuk mengungkapkan keinginan dan kekagumanmu, guys.

2. Build your communication
Bangunlah komunikasi dengan terus-menerus, guys. Hubungan sosial yang kuat terjalin karena kamu muncul gak cuma kalau kamu butuh sesuatu dari orang tersebut. Kita bisa aja mengeluh saat ada orang yang menanyakan kabar karena ada perlunya saja. Lalu, bagaimana dengan dirimu sendiri tuh, guys? Jangan sampai begitu, yaa.

3. Forget the gadget
Kita memang udah overly attached sama gadget, guys. Everything, rasanya bisa dilakukan oleh si gadget. Nah, inilah langkah yang harus diambil kalau kita ingin membangun hubungan sosial yang lebih kuat dengan orang lain. Jangan sampai kita sibuk masing-masing dengan gadget, ketika punya kesempatan untuk bertatap muka langsung sama teman-teman.

Ya, kira-kira seperti itu yang harus kamu hindari agar kamu tidak menjalin hubungan yang rapuh dengan orang-orang sekitarmu, guys! Kalau ada yang kurang, tambahkan di kolom komentar ya! Nah, untuk mengakses informasi, kamu butuh paket data termurah. Semoga bermanfaat. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s